Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 04:38:40【Sehat】534 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(95)
Artikel Terkait
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Nikita keberatan terhadap vonis empat tahun & denda Rp1 miliar
- Penelitian: Manusia bergerak 40 kali lebih jauh dibanding semua satwa
- Pelatihan penjamah makanan SPPG digelar serenngak di Sulteng
- Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
- Pemuda berperan tingkatkan kesehatan bangsa melalui terapi sel punca
- BGN tegaskan menu MBG ngak boleh gunakan bahan pabrikan
- Polres Ponorogo bangun tiga dapur SPPG dukung program MBG
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- KAI pastikan pengembalian tiket 100 persen imbas banjir di Semarang
Resep Populer
Rekomendasi

Jarang diketahui, ini deretan khasiat bawang putih bagi tubuh

Anak sering mimisan? Jangan panik, ini cara mudah mengatasinya

Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan

Polres Serang relokasi gelombang kedua warga terdampak radioaktif

BGN hentikan operasional SPPG Kota Soe 1 NTT imbas keracunan MBG

Tradisi unik negara

Polres Ponorogo bangun tiga dapur SPPG dukung program MBG

Waspadai dampak paparan mikroplastik terhadap kesehatan